House of Batubita Jogjakarta

Most Comfortable Home Stay in Jogjakarta

Travel Blog

Candi Mendut

Posted by BatubitaJogja on October 9, 2009 at 12:29 AM

Candi Mendut adalah sebuah candi berlatar belakang agama Buddha. Candi ini terletak di desa Mendut, kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, beberapa kilometer dari candi Borobudur.

Candi Mendut didirikan semasa pemerintahan Raja Indra dari dinasti Syailendra. Di dalam prasasti Karangtengah yang bertarikh 824 Masehi, disebutkan bahwa raja Indra telah membangun bangunan suci bernama veluvana yang artinya adalah hutan bambu. Oleh seorang ahli arkeologi Belanda bernama J.G. de Casparis, kata ini dihubungkan dengan Candi Mendut.

Bahan bangunan candi sebenarnya adalah batu bata yang ditutupi dengan batu alam. Bangunan ini terletak pada sebuah basement yang tinggi, sehingga tampak lebih anggun dan kokoh. Tangga naik dan pintu masuk menghadap ke barat-daya. Di atas basement terdapat lorong yang mengelilingi tubuh candi. Atapnya bertingkat tiga dan dihiasi dengan stupa-stupa kecil. Jumlah stupa-stupa kecil yang terpasang sekarang adalah 48 buah.

Tinggi bangunan adalah 26,4 meter.

Hiasan yang terdapat pada candi Mendut berupa hiasan yangberselang-seling. Dihiasi dengan ukiran makhluk-makhluk kahyanganberupa bidadara dan bidadari, dua ekor kera dan seekor garuda.

Pada kedua tepi tangga terdapat relief-relief cerita Pancatantra dan jataka.

Hariti.Dinding candi dihiasi relief Boddhisatwa di antaranyaAwalokiteśwara, Maitreya, Wajrapāṇi dan Manjuśri. Pada dinding tubuhcandi terdapat relief kalpataru, dua bidadari, Harītī (seorang yaksi yang bertobat dan lalu mengikuti Buddha) dan Āţawaka.

Buddha dalam posisi dharmacakramudra.Di dalam induk candi terdapat arca Buddha besar berjumlah tiga: yaitu Dhyani Buddha Wairocana dengan sikap tangan (mudra) dharmacakramudra.Di depan arca Buddha terdapat relief berbentuk roda dan diapit sepasangrusa, lambang Buddha. Di sebelah kiri terdapat arca Awalokiteśwara(Padmapāņi) dan sebelah kanan arca Wajrapāņi. Sekarang di depan arcaBuddha diletakkan hio-hio dan keranjang untuk menyumbang. Para pengunjung bisa menyulut sebuah hio dan berdoa di sini.

[sunting] Kronologi penemuan1836 – Ditemukan dan dibersikan1897 – 1904 kaki dan tubuh candi diperbaiki namun hasil kurang memuaskan.1908 – Diperbaiki oleh Theodoor van Erp. Puncaknya dapat disusun kembali.1925 – sejumlah stupa disusun kembali.


Sumber: Wikimedia


 

Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

0 Comments

Recent Blog Entries

by BatubitaJogja | 0 comments
by BatubitaJogja | 0 comments
by BatubitaJogja | 0 comments
by BatubitaJogja | 0 comments