House of Batubita Jogjakarta

Most Comfortable Home Stay in Jogjakarta

Travel Blog

Sendang Sono ,Lourdesnya Indonesia

Posted by BatubitaJogja on October 9, 2009 at 12:36 AM

  SendangSono bisa dijangkau setelah melewati jalan berliku di kaki bukitMenoreh. Anda bisa memilih dua jalur jika ingin menjangkaunya daripusat kota Yogyakarta, melewati Jalan Godean hingga Sentolo kemudianbelok ke kanan, atau melewati Jalan Magelang hingga pertigaan PasarMuntilan kemudian belok ke kiri. Jaraknya sekitar 45 kilometer, atausatu jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan bermotor.

Sebuahpintu dengan dinding samping terbuat dari batu akan mengantar andamasuk ke kompleks ziarah yang luas, terbagi atas kapel-kapel kecil,lokasi Jalan Salib, Gua Maria, pendopo, sungai dan tempat penjualanperlengkapan ibadah. Udara sejuk akan menyapa anda begitu memasukikompleks ziarah, tak heran sebab kompleks ini ditumbuhi banyakpepohonan.

Sendang Sono dinamaiberdasarkan letaknya. Sendang berarti mata air, sementara Sono berartipohon sono, sehingga nama itu menunjukkan bahwa sendang ini terletak dibawah pohon sono. Sendang beserta pohon sono dapat dijumpai denganberbelok ke kanan dari pintu masuk, sayangnya anda tak bisa melihatsendang dengan leluasa karena bilik sendang kini ditutup dengan kotakkaca.

Sebelum tahun 1904, sendang inilebih dikenal dengan nama Sendang Semagung, berfungsi sebagaipersinggahan para bhikku yang ingin menuju daerah Boro, wilayah sebelahselatan Sendang Sono. Namun, sejak 20 Mei 1904 atau kedatangan PasturVan Lith dan pembaptisan 173 warga Kalibawang menggunakan air sendang,tempat ini mulai berubah fungsi sebagai tempat ziarah umat Katholik.

Memasukikapel utama di kompleks ziarah ini, anda bisa mengenang peristiwapembaptisan yang terjadi 102 tahun lampau itu, sebab di kapel ituterdapat sebuah relief yang menggambarkan prosesi pembaptisan.Sementara memasuki Kapel bunda Maria dan Kapel Para Rasul, anda akanmengingat perjuangan Bunda Maria dan 12 rasul pertama Kristus.

Jikaingin mengenang perjuangan salah satu warga penggerak komunitasKatholik Sendang Sono, anda bisa menuju ke pemakaman di dekat Kapelbunda Maria. Di sana, anda akan menemukan makam Barnabas Sarikromo,sahabat baik Pastur Van Lith yang juga menjadi salah satu warga yangdibaptis pada tahun 1904 dan ditetapkan sebagai katekis pertama didaerah tersebut.

Sarikromo yang dilahirkanpada tahun 1874 bisa dikatakan seorang yang menerima rahmat karenasenantiasa mendekatkan diri pada Tuhan. Ketika muda, ia menderita sakitkaki yang sulit disembuhkan. Dalam doa dan janjinya untuk mengabdikandiri pada Tuhan jika kakinya disembuhkan, ia bertemu dengan Pastur VanLith yang kemudian membantu pengobatannya ke seorang bruder hinggasembuh.

Jalan salib pendek bisa menjadipilihan ibadah untuk mengenang kesengsaraan Kristus memanggul kayuSalib. Di setiap pemberhentian jalan salib itu, anda bisa menyalakanlilin sekaligus berdoa dan mengingat peristiwa-peristiwa penting dalamperjalanan Kristus menuju Bukit Golgota, seperti saat kristus jatuh duakali saat memanggul kayu salib, saat Veronica mengusap wajah Kristusdengan sapu tangannya hingga saat akhir menjelang kematian Kristus.

Berdoadi depan Gua Maria yang terletak di belakang pohon sono juga bisamenjadi pilihan untuk mencari ketenangan batin. Banyak orangmemanjatkan doa dengan bersimpuh dan menyalakan lilin di depan gua ini.Anda bahkan bisa menuliskan permohonan atau curahan hati anda dalamsecarik kertas, lalu memasukkannya dalam pot tempat pembakaran suratagar Tuhan menerimanya. Asal tahu, patung Bunda Maria yang ada dikompleks ini didatangkan khusus dari Spanyol.

Selainmenenangkan diri dan berdoa, anda juga bisa menikmati keindahanarsitektur kompleks yang dirancang oleh Y.B Mangunwijaya Pr dan meraihAga Khan Awards ini. Anda bisa duduk santai di pendopo sanbil menikmatibangunan sekeliling yang didominasi bahan batu, atau berdiri dijembatan kecil sambil menikmati indahnya sungai yang mengalir dibawahnya.

Saat hendak pulang, jangan lupamengambil air sendang dengan cara menuju keran-keran air yang terdapatdi sisi kanan sungai. Membawa pulang air sendang dan meminumnya,dipercaya dapat mendatangkan berkah. Dengan membawa air sendang itu,tentu perenungan dan permohonan yang disampaikan selama ibadah akanlebih komplit.

Naskah: Yunanto Wiji Utomo

Photo: Sigit Nugroho

Artistik: Agung Sulistiono Mabruron

Copyright © 2006 YogYES.COM


Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

0 Comments

Recent Blog Entries

by BatubitaJogja | 0 comments
by BatubitaJogja | 0 comments
by BatubitaJogja | 0 comments
by BatubitaJogja | 0 comments