House of Batubita Jogjakarta

Most Comfortable Home Stay in Jogjakarta

Travel Blog

Brahmana dan Hewan Kepiting

Posted by BatubitaJogja on October 9, 2009 at 12:33 AM

Pada tembok Candi Mendut    terdapat relief yang merupakan lukisan cerita hewan atau fabel yang dikenal dari Pancatantra atau jataka. Cerita lengkapnya disajikan di bawah ini:

Maka adalah seorang brahmana yang datang dari dunia bawah dan bernama Dwijeswara. Ia sangat sayang terhadap segala macam hewan.Maka berjalanlah beliau untuk bersembahyang di gunung danberjumpa dengan seekor kepiting di puncak gunung yang bernama Astapada,dibawa di pakaiannya. Maka kata sang brahmana: “Kubawanya ke sungai,sebab aku merasa kasihan.” Maka iapun berjalan dan berjumpa dengansebuah balai peristirahatan di tepi sungai. Lalu dilepaslah si kepitingoleh sang brahmana. Si Astapada merasa lega hatinya. Sedangkan sangbrahmana beristirahat di balai-balai ini. Ia tidur dengan nikmat,hatinya nyaman.Adalah seekor ular yang berteman dengan seekor gagak danmerupakan ancaman bagi sang brahmana. Maka kata si ular kepada kawannyasi gagak: “Jika ada orang datang ke mari untuk tidur, ceritakan padaku,aku mangsanya.”Si gagak melihat sang brahmana tidur di balai-balai. Segeralahkeluar si ular katanya: “Aku ingin memangsa matanya kawan.” Begitulahperjanjian mereka.Si kepiting yang dibawa oleh sang brahmana mendengar. Lalu katasi kepiting di dalam hati: “Aduh, sungguh buruk kejahatan si gagak danular. Sama-sama buruk kelakuannya.” Terpikir olehnya bahwa si kepitingberhutang budi kepada sang brahmana. Ia ingin melunasi hutangnya, makapikirnya. “Ada siasatku, aku akan berkawan dengan keduanya.” Maka ujarsi kepiting, “Wahai kedua kawanku, akan kupanjangkan leher kalian,supaya lebih nikmat kalau kalian ingin memangsa sang brahmana.” – “Akusetuju dengan usulmu, <laksanakanlah> dengan segera.” Begitulahkata si gagak dan si ular keduanya. Kedua-keduanya ikut menyerahkanleher mereka dan disupit di sisi sana dan sini oleh si kepiting dankeduanya langsung putus seketika. Matilah si gagak dan si ular.



Sumber: Wikimedia

Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

0 Comments